<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6926106902457352703</id><updated>2011-11-17T00:47:02.663-08:00</updated><title type='text'>Fatchurahman</title><subtitle type='html'>http://fatchurahman.blogspot.com/</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://fatchurahman.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6926106902457352703/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurahman.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>RAHMAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08156743811436900108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/-65BkcMDTshM/TsTJ5a1xguI/AAAAAAAAACc/qTAYVgLAPUk/s220/Fr.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>6</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6926106902457352703.post-5179080722691118475</id><published>2011-11-17T00:32:00.000-08:00</published><updated>2011-11-17T00:32:25.613-08:00</updated><title type='text'>Nilai moral pada usia dini</title><content type='html'>&lt;h2 class="post-title"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; By Salwinsah, S.Ag&lt;/h2&gt;A. Nilai dan Moral&lt;br /&gt;Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia karangan Poerwadarminta dinyatakan  bahwa nilai adalah harga, hal-hal yang berguna bagi manusia. Menurut I  Wayan Koyan (2000 :12), nilai adalah segala sesuatu yang berharga.  Menurutnya ada dua nilai yaitu nilai ideal dan nilai aktual. Nilai ideal  adalah nilai-nilai yang menjadi cita-cita setiap orang, sedangkan nilai  aktual adalah nilai yang diekspresikan dalam kehidupan sehari-hari.  Kohlberg mengklasifikasikan nilai menjadi dua, yaitu nilai obyektif dan  nilai subyektif. Nilai obyektif atau nilai universal yaitu nilai yang  bersifat intrinsik, yakni nilai hakiki yang berlaku sepanjang masa  secara universal. Termasuk dalam nilai universal ini antara lain hakikat  kebenaran, keindahan dan keadilan. Adapun nilai subyektif yaitu nilai  yang sudah memiliki warna, isi dan corak tertentu sesuai dengan waktu,  tempat dan budaya kelompok masyarakat tertentu.Menurut Richard Merill  dalam I Wayan Koyan (2000 : 13) menyatakan bahwa nilai adalah patokan  atau standar yang dapat membimbing seseorang atau kelompok ke arah  ”satisfication, fulfillment, and meaning”. Pendidikan nilai dapat  disampaikan dengan metode langsung atau tidak langsung. Metode langsung  mulai dengan penentuan perilaku yang dinilai baik sebagai upaya  indoktrinasi berbagai ajaran. Caranya dengan memusatkan perhatian secara  langsung pada ajaran tersebut melalui mendiskusikan, mengilustrasikan,  menghafalkan, dan mengucapkannya. Metode tidak langsung tidak dimulai  dengan menentukan perilaku yang diinginkan tetapi dengan menciptakan  situasi yang memungkinkan perilaku yang baik dapat dipraktikkan.  Keseluruhan pengalaman di sekolah dimanfaatkan untuk mengembangkan  perilaku yang baik bagi anak didik (Darmiyati Zuchdi, 2003: 4).Menurut  Kirschenbaum (1995: 7) pendidikan nilai yang dilakukan tidak hanya  menggunakan strategi tunggal saja, seperti melalui indoktrinasi,  melainkan harus dilakukan secara komprehensif. Strategi tunggal dalam  pendidikan nilai sudah tidak cocok lagi apalagi yang bernuansa  indoktrinasi. Pemberian teladan atau contoh juga kurang efektif  diterapkan, karena sulitnya menentukan siapa yang paling tepat untuk  dijadikan teladan. Istilah komprehensif yang digunakan dalam pendidikan  nilai mencakup berbagai aspek.Pertama, pendidikan nilai harus  komprehensif meliputi semua permasalahan yang berkaitan dengan nilai,  mulai dari pilihan nilai-nilai yang bersifat pribadi sampai  pertanyaan-pertanyaan mengenai etika secara umum.Kedua, metode yang  digunakan dalam pendidikan nilai juga harus komprehensif. Termasuk  didalamnya inkulkasi (penanaman) nilai, pemberian teladan, dan penyiapan  generasi muda agar dapat mandiri dengan mengajarkan dan memfasilitasi  pembuatan keputusan moral secara bertanggungjawab dan  keterampilan-keterampilan hidup yang lain. Generasi muda perlu  memperoleh penanaman nilai-nilai tradisional dari orang dewasa yang  menaruh perhatian kepada mereka, yaitu para anggota keluarga, guru, dan  masyarakat. Mereka juga memerlukan teladan dari orang dewasa mengenai  integritas kepribadian dan kebahagiaan hidup. Demikian juga mereka perlu  memperoleh kesempatan yang mendorong mereka memikirkan dirinya dan  mempelajari keterampilan-keterampilan untuk mengarahkan kehidupan mereka  sendiri.Ketiga, pendidikan nilai hendaknya terjadi dalam keseluruhan  proses pendidikan, seperti di kelas, dalam kegiatan ekstra kurikuler,  dalam proses bimbingan dan penyuluhan, dalam upacara-upacara pemberian  penghargaan, dan dalam semua aspek kehidupan. Contoh-contoh mengenai hal  tersebut misalnya tercermin dalam kegiatan yang dilakukan oleh siswa  seperti belajar kelompok, penggunaan bahan-bahan bacaan dan topik-topik  tulisan mengenai kebaikan. Penggunaan klarifikasi nilai dan dilema  moral, pemberian teladan tidak merokok, tidak korup, tidak munafik,  dermawan, kejujuran, menyayangi sesama mahluk ciptaan Tuhan, dan lain  sebagainya.Keempat, pendidikan nilai hendaknya terjadi melalui kehidupan  dalam masyarakat. Orang tua, lembaga keagamaan, aparat penegak hukum,  polisi, organisasi kemasyarakatan, semua perlu berpartisipasi dalam  pendidikan nilai. Konsistensi semua pihak dalam melaksanakan pendidikan  nilai mempengaruhi kualitas moral generasi muda (Kirschenbaum, 1995:  9-10).Lebih lanjut Kirschenbaum (1995: 15-2 menuliskan bahwa untuk  mencapai tujuan tercapainya pendidikan nilai secara komprehensif ada  berbagai cara yang dapat dilakukan. Di Amerika Serikat untuk  merealisasikan pendidikan nilai, berbagai metode, program, dan kurikulum  telah dikembangkan dalam rangka menolong generasi muda agar dapat  mencapai kehidupan yang secara pribadi lebih memuaskan dan secara sosial  lebih konstruktif. Dilihat dari substansinya, ada empat pendekatan yang  dianggap sebagai gerakan utama dalam pendidikan nilai yang komprehensif  yaitu realiasi nilai, pendidikan watak, pendidikan kewarganegaraan, dan  pendidikan moral.Adapun pengertian moral berasal dari bahasa latin  mores, dari suku kata mos yang artinya adat istiadat, kelakuan, watak,  tabiat, akhlak (K.Prent, et al dalam Soenarjati 1989 : 25). Dalam  perkembangannya moral diartikan sebagai kebiasaan dalam bertingkah laku  yang baik, yang susila (Amin Suyitni, dalam Soenarjati 1989 : 25). Dari  pengertian itu dikatakan bahwa moral adalah berkenaan dengan kesusilaan.  Seorang individu dapat dikatakan baik secara moral apabila bertingkah  laku sesuai dengan kaidah-kaidah moral yang ada. Sebaliknya jika  perilaku individu itu tidak sesuai dengan kaidah-kaidah yang ada, maka  ia akan dikatakan jelek secara moral.Terkait dengan persoalan moral,  para ahli psikologi dan ahli filsafat tidak didapatkan kata sepakat  mengenai persoalan apa sebenarnya yang membentuk suatu masalah moral.  Namun demikian sebagian para ahli sependapat bahwa masalah moral akan  muncul manakala terjadi suatu pertentangan ataupun konflik mengenai  persolan tujuan, rencana, hasrat ataupun keinginan serta harapan  manusia. Kepekaan seseorang mengenai kesejahteraan dan hak orang lain  merupakan pokok persoalan ranah moral. Kepekaan tersebut mungkin  tercermin dalam kepedulian seseorang akan konsekuensi tindakannya bagi  orang lain, dan dalam orientasinya terhadap pemilikan bersama serta  pengalokasian sumber pada umumnya. Ketika anak-anak berhadapan pada  pertentangan seperti yang telah dikemukakan di atas, maka diharapkan  teori developmental dapat mengatasinya. Dengan kata lain, teori ini  memusatkan perhatian secara khusus pada bagaimana cara anak-anak  menghadapi pertentangan tersebut. Selain itu, proses yang mereka lakukan  dalam menyelesaikan permasalahan moral dapat untuk memotivasi agar  memperhatikan kepentingan orang lain dan kecenderungan untuk merasa  tidak senang manakala mereka tidak memperhatikan kepentingan orang lain  (Marthin L. Hoffman, 1992: 470).Pendidikan moral merupakan salah satu  pendekatan yang dianggap sebagai gerakan utama dalam pendidikan nilai  secara komprehensif seperti telah dituliskan di muka. Pendidikan moral  mencakup pengetahuan, sikap, kepercayaan, keterampilan mengatasi  konflik, dan perilaku yang baik, jujur, dan penyayang (kemudian  dinyatakan dengan istilah ”bermoral”). Tujuan utama pendidikan moral  adalah menghasilkan individu yang otonom, memahami nilai-nilai moral dan  memiliki komitmen untuk bertindak konsisten dengan nilai-nilai  tersebut. Pendidikan moral mengandung beberapa komponen yaitu:  pengetahuan tentang moralitas, penalaran moral, perasaan kasihan dan  mementingkan kepentingan orang lain, dan tendensi moral (Darmiyati  Zuchdi, 2003:13).&lt;br /&gt;B. Pendidikan Anak Usia Dini&lt;br /&gt;Dalam UU No. 23 Tahun 2000 tentang Sistem Pendidikan Nasional  dinyatakan bahwa pendidikan anak usia dini adalah salah satu upaya  pembinaan yang ditujuak untuk anak sejak lahir sampai dengan 6 tahun  yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu  pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki  kesiapan dalam memasuki jenjang pendidikan lebih lanjut (Pasal 1 butir  14). Pendidikan untuk anak usia dini (0-8 tahun) merupakan pendidikan  yang memiliki karakteristik berbeda dengan anak usia lain, sehingga  pendidikannya pun perlu dipandang sebagai sesuatu yang dikhususkan.  Pendidikan anak usia dini di negara-negara maju mendapat perhatian yang  luar biasa. Karena pada dasarnya pengembangan manusia akan lebih mudah  dilakukan pada usia dini. Bahkan ada yang berpendapat bahwa usia dini  merupakan usia emas (golden age) yang hanya terjadi sekali selama  kehidupan seorang manusia. Apabila usia dini tidak dimanfaatkan dengan  menerapkan pendidikan dan penanaman nilai serta sikap yang baik tentunya  kelak ketika ia dewasa nilai-nilai moral yang berkembang juga  nilai-nilai moral yang kurang baik. Oleh karena itu pendidikan anak usia  dini adalah investasi yang sangat mahal harganya bagi keluarga dan juga  bangsa.Anak-anak merupakan generasi penerus keluarga sekaligus generasi  penerus yang akan meneruskan estafet perjuangan para pendahulu kita.  Betapa bahagianya orang tua yang melihat anak-anaknya ”berhasil”, baik  dalam pendidikan, berkeluarga, bermasyarakat, maupun dalam berkarya  untuk bangsa. Betapa bahagianya orang tua yang dikunjungi oleh  anak-anaknya, cucu-cucunya yang lucu, polos, dan belum ada dosa yang  diperbuatnya. Sebaliknya, betapa sedih dan malang orang tua yang melihat  anak-anaknya gagal dalam pendidikan dan kandas dalam mengarungi  kehidupannya. Betapa sedih dan hancurnya hati dan perasaan orang tua  yang mendengar anaknya ditangkap polisi dan masuk penjara karena  melakukan suatu tindak kejahatan. Oleh karen itu pendidikan anak usia  dini menjadi suatu yang urgen dan perlu mendapatkan perhatian yang  serius dari setiap keluarga demi menciptakan generasi penerus yang baik  dan berakhlaqul karimah.Mengingat pentingya pendidikan untuk anak usia  dini, maka di negara-negara maju pendidikan anak usia dini sangat  mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah. Taman Kanak-kanak  (TK) dipandang sebagai bagian integral dari sistem pendidikan nasional  sehingga sederajat dengan SD atau jenjang pendidikan lainnya. Guru TK  tidak dipandang lebih mudah dari guru SD atau jenjang pendidikan di  atasnya. Banyak perguruan tinggi yang mengembangkan program master dan  doktor untuk pendidikan anak usia dini. Tidak sedikit pula guru TK yang  memiliki gelar master dan doktor dalam bidang pendidikan anak usia dini.  Berbeda dengan di Indonesia, kondisi pendidikan anak usia dini belum  tergarap dengan baik. Perhatian pemerintah untuk mengembangkan  pendidikan anak usia dini masih jauh dari harapan. Hampir seluruh TK  (lebih dari 99 %) adalah TK swasta yang dikembangkan oleh masyarakat  secara swadaya. Para guru TK pun pada umumnya tidak memperoleh gaji yang  pantas. Selain itu, jumlahnya kurang 1 % yang berstatus PNS. Jumlah  anak yang mengenyam pendidikan TK juga sangat rendah, yaitu sekitar 12 %  (Slamet Suyanto, 2005: 2-3). Taman Kanak-kanak adalah salah satu bentuk  satuan pendidikan anak usia dini pada jalur formal yang  menyelenggarakan program pendidikan bagi anak usia 4-6 tahun. Dalam  Standar Kompetensi PAUD dinyatakan bahwa fungsi pendidikan TK dan RA  adalah:1. Mengenalkan peraturan dan menanamkan disiplin pada anak2.  Mengenalkan anak pada dunia sekitar3. Menumbuhkan sikap dan perilaku  baik4. Mengembangkan kemampuan berkomunikasi dan bersosialisasi5.  Mengembangkan keterampilan, kreativitas dan kemapuan yang dimiliki  anak6. Menyiapkan anak untuk memasuki pendidikan dasar.Pendidikan anak  usia dini juga dapat digunakan sebagai sarana pendidikan multikultur.  Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki berbagai macam ras,  suku bangsa, bahasa, agama, dan budaya yang beraneka ragam. Dimasa yang  akan datang ada kecenderungan terjadinya pluralitas budaya. Siswa akan  mengalami mobilitas yang tinggi. Terutama di kota-kota besar banyak  sekolah yang siswanya berasal dari beragam latar belakang. Baik itu  latar belakang budaya, suku bangsa, agama, ras, dan ragam budaya yang  lain, sehingga kondisi siswa sangat heterogen. Untuk menghadapi kondisi  semacam ini tentunya para pendidik atau guru hendaknya mampu memberi  layanan pendidikan multikultur agar setiap anak merasa diperlakukan  dengan baik di seokolah sesuai dengan kuktur budayanya.Pendidikan anak  usia dini bertujuan membimbing dan mengembangkan potensi setiap anak  agar dapat berkembang secara optimal sesuai tipe kecerdasannya. Oleh  karena itu pendidik atau guru harus memahami kebutuhan khusus atau  kebutuhan individual anak. Akan tetapi, perlu disadari pula bahwa ada  faktor-faktor yang sulit atau tidak dapat dirubah dalam diri anak yaitu  faktor genetis. Karena itulah pendidikan anak usia dini diarahkan untuk  memfasilitasi setiap anak dengan lingkungan dan bimbingan belajar yang  tepat agar anak dapat berkembang sesuai kapasitas genetisnya. Anak usia  dini dipandang sebagai individu yang baru mulai mengenal dunia. Ia belum  mengetahui tata krama, sopan santun, aturan, norma, etika, dan berbagai  hal lain yang terkait dengan kehidupan duniawi. Usia dini merupakan  masa bagi seorang anak untuk belajar berkomunikasi dengan orang lain  serta memahaminya. Oleh karena itu seorang anak perlu dibimbing agar  mampu memahami berbagai hal tentang kehidupan dunia dan segala  isinya.Selain itu, TK sebagai suatu insitusi formal dalam melakukan  pendidikan untuk anak usia dini juga bertujuan membantu anak didik  mengembangkan berbagai potensi baik psikis dan fisik yang meliputi moral  dan nilai-nilai agama, sosial emosional, kognitif, bahasa,  fisik/motorik, kemandirian dan seni untuk siap memasuki pendidikan  dasar. Sedangkan ruang lingkup kurikulum di TK dan RA meliputi aspek  perkembangan:1. Moral dan nilai-nilai agama2. Sosial, emosional dan  kemandirian3. Kemampuan berbahasa4. Kognitif5. Fisik/motorik6.  Seni.Dilihat dri fungsi, tujuan dan ruang lingkupnya tersebut, maka  jelaslah bahwa penanaman nilai moral pada anak usia dini sangatlah  penting, yang salah satunya dapat dilakukan melalui pendidikan formal,  yaitu TK atau RA. Dengan kata lain, pendidikan formal (TK) memiliki  peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai moral. Tanpa ada pendidikan  manusia akan banyak dikendalikan oleh dorongan kebutuhan biologisnya  belaka ketika hendak menentukan atau memilih sesuatu dalam kehidupannya.&lt;br /&gt;C. Pendekatan dan Metode Dalam Penanaman Nilai moral Kepada Anak Usia Dini&lt;br /&gt;Metode dan pendekatan seringkali digunakan secara bergantian, bahkan  keduanya seringkali dikaburkan atau disamakan dalam penggunaannya.  Keduanya sebenarnya memiliki sedikit perbedaan yang bisa dijadikan untuk  memberikan penegasan bahwa kedua istilah tersebut memang berbeda.  Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia karangan W.J.S. Poerwadarminta edisi  III (2007: 275) pendekatan memiliki arti hal (perbuatan, usaha)  mendekati atau mendekatkan. Sedangkan menurut kamus bahasa Inggris arti  pendekatan adalah jalan untuk melakukan sesuatu (John M. Echols, 2002:  35). Dari dua arti tersebut dapat dipahami bahwa pendekatan setidaknya  mengandung unsur sebagai suatu kegiatan yang meliputi: proses perjalanan  waktu, upaya untuk mencapai sesuatu, dan dapat pula memiliki ciri  sebagai sebuah jalan untuk melakukan sesuatu.Terkait dengan hal tersebut  di atas, tepat kiranya sebagai pendidik ataupun orang tua memahami  bahwa untuk menyampaikan sesuatu pesan pendidikan diperlukan pemahaman  tentang bagaimana agar pesan itu dapat sampai dengan baik dan diterima  dengan sempurna oleh anak didik. Untuk mencapai ketersampaian pesan  kepada anak didik tentunya seorang pendidik atau orang tua harus  memiliki atau pun memilih keterampilan untuk menggunakan pendekatan yang  sesuai dengan pola pikir dan perkembangan psikologi anak. Ketepatan  atau kesesuaian memilih pendekatan akan berpengaruh terhadap  keberhasilan dalam penanaman nilai moral untuk anak usia dini.Sementara  metode memiliki sedikit arti yang berbeda dengan pendekatan. Metode  secara etimologi berasal dari bahasa Yunani metha dan hodos. Metha  berarti di balik atau di belakang, sedangkan hodos berarti jalan. Jadi  methahodos berarti disebalik jalan (Dwi Siswoyo dkk, 2005 : 82). Untuk  saat ini metode diartikan sebagai tata cara. Pendekatan lebih menekankan  pada proses berjalannya upaya untuk menyampaikan sesuatu, maka metode  memiliki makna sebagai suatu cara kerja yang bersistem, yang memudahkan  pelaksanaan suatu kegiatan guna mencapai tujuan yang telah ditentukan.  Substansi perbedaan dari kedua istilah tersebut sangat tipis, yaitu  hanya terletak pada cara kerjanya yang bersistem, yang berarti bahwa  upaya itu merupakan suatu rangkaian yang teratur dan telah  diperhitungkan serta teruji kehandalannya (Otib S. Hidayat, 2006:  4.5).Pemilihan metode dan pendekatan yang dilakukan pendidik atau guru  semestinya dilandasi alasan yang kuat dan faktor-faktor pendukungnya  seperti karakteristik tujuan kegiatan dan karakteristik anak yang  diajar. Karakteristik tujuan adalah pengambangan kognitif, pengembangan  kreativitas, pengembangan bahasa, pengembangan emosi, pengembangan  motorik, dan pengembangan nilai serta pengembangan sikap dan perilaku.  Untuk mengembangkan nilai dan sikap anak dapat dipergunakan  metode-metode yang memungkinkan terbentuknya kebiasaan-kebiasaan yang  didasari oleh nilai-nilai agama dan moralitas agar anak dapat menjalani  kehidupan sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat.Selain  penentuan pendekatan berdasarkan tujuan kegiatan, karakteristik anak  juga ikut menentukan metode yang digunakan dalam penanaman nilai moral.  Anak Taman Kanak-kanak merupakan anak yang memiliki karakteristik suka  bergerak (tidak suka diam), mempunyai rasa ingin tahu (curiosity) yang  tinggi, senang bereksperimen dan menguji, mampu mengekspresikan diri  secara kreatif, mempunyai imajinasi, dan senang berbicara. Anak  memerlukan dan menunntut untuk bergerak yang melibatkan koordinasi otot  kasar. Anak juga memerlukan kesempatan untuk menggunakan tenaga  sepenuhnya saat melakaukan kegiatan. Oleh karena itu diperlukan ruang  yang luas serta sarana dan prasarana (peralatan) yang memadai.Setiap  guru akan menggunakan metode sesuai dengan gaya melaksanakan kegiatan.  Tetapi yang harus diingat bahwa Taman Kanak-kanak memiliki cara yang  khas. Oleh karena itu ada metode-metode yang lebih sesuai bagi anak  Taman Kanak-kanak dibandingkan dengan metode-metode lain. Misalnya saja  guru TK jarang sekali yang menggunakan metode ceramah. Orang akan segera  menyadari bahwa metode ceramah tidak sesuai dan tidak banyak berarti  apabila diterapkan untuk anak TK. Metode-metode yang memungkinkan anak  dapat melakukan hubungan atau sosialisasi dengan yang lain akan lebih  sesuai dengan kebutuhan dan minat anak. Melalui kedekatan hubungan guru  dan anak, seorang guru akan dapat mengembangkan kekuatan pendidik yang  sangat penting (Moeslichatun, 1998: 7).Dalam pelaksanaan penanaman nilai  moral pada anak usia dini banyak sekali metode dan pendekatan yang  dapat digunakan oleh guru atau pendidik. Namun sebelum memilih dan  menerapkan metode dan pendekatan yang ada perlu diketahui bahwa guru  atau pendidik harus memahami benar metode atau pendekatan yang akan  dipakai, karena ini akan berpengaruh terhadap optimal tidaknya  keberhasilan penanaman nilai moral tersebut. Metode dalam penanaman  nilai moral kepada anak usia dini sangatlah bervariasi, diantaranya  bercerita, bernyanyi, bermain, bersajak dan karya wisata.&lt;br /&gt;Bercerita&lt;br /&gt;Bercerita dapat dijadikan metode untuk menyampaikan nilai-nilai yang  berlaku dalam masyarakat (Otib Satibi Hidayat, 2005 : 4.12). Dalam  cerita atau dongeng dapat ditanamkan berbagai macam nilai moral, nilai  agama, nilai sosial, nilai budaya, dan sebagainya. Kita mungkin masih  ingat pada masa kecil dulu tidak segan-segannya orang tua selalu  mengantarkan tidur anak-anaknya dengan cerita atau dongeng.Tidaklah  mudah untuk dapat menggunakan metode bercerita ini. Dalam bercerita  seorang guru harus menerapkan beberapa hal, agar apa yang dipesankan  dalam cerita itu dapat sampai kepada anak didik. Beberapa hal yang dapat  digunakan untuk memilih cerita dengan fokus moral, diantaranya:a. Pilih  cerita yang mengandung nilai baik dan buruk yang jelasb. Pastikan bahwa  nilai baik dan buruk itu berada pada batas jangkauan kehidupan anakc.  Hindari cerita yang “memeras” perasaan anak, menakut-nakuti secara fisik  (Tadzkiroatun Musfiroh, 2005 : 27-28).Dalam bercerita seorang guru juga  dapat menggunakan alat peraga untuk mengatasi keterbatasan anak yang  belum mampu berpikir secara abstrak. Alat peraga yang dapat digunakan  antara lain, boneka, tanaman, benda-benda tiruan, dan lain-lain. Selain  itu guru juga bisa memanfaatkan kemampuan olah vokal yang dimiliknya  untuk membuat cerita itu lebih hidup, sehingga lebih menarik perhatian  siswa. Adapun teknik-teknik bercerita yang dapat dilakukan diantaranya  :a. membaca langsung dari buku cerita atau dongengb. Menggunakan  ilustrasi dari bukuc. Menggunakan papan flaneld. Menggunakan media  bonekae. Menggunakan media audio visualf. Anak bermain beran atau  sosiodrama. (Dwi Siswoyo dkk, 2005 : 87). Strategi atau cara yang dapat  digunakan ketika guru memilih metode bercerita sebagai salah satu metode  yang digunakan dalam penanaman nilai moral adalah dengan membagi anak  menjadi beberapa kelompok, misalnya dalam satu kelas dibagi ke dalam 4  (empat) kelompok. Anak-anak yang mengikuti kegiatan bercerita duduk  dilantai mengelilingi guru yang duduk di kursi kecil di kelilingi oleh  mereka. Anak-anak yang duduk di lantai akan mendengarkan cerita yang  disampaikan oleh guru. Sedangkan tiga kelompok yang lain duduk pada  kursi meja yang lain dengan kegiatan yang berbeda-beda, misalnya ada  yang menggambar, melakukan kegiatan melipat kertas, sedangkan kelompok  yang keempat membentuk plastisin. Anak-anak yang mengikuti kegiatan  bercerita pada gilirannya akan mengikuti kegiatan menggambar, melipat  kertas, membentuk plastisin. Melalui cara ini masing-masing anak akan  mendapatkan kegiatan atau pengalaman belajar yang sama secara  bergantian.&lt;br /&gt;Bernyanyi&lt;br /&gt;Pendekatan penerapan metode bernyanyi adalah suatu pendekatan  pembelajaran secara nyata yang mampu membuat anak senang dan bergembira.  Anak diarahkan pada situasi dan kondisi psikis untuk membangun jiwa  yang bahagia, senang menikmati keindahan, mengembangkan rasa melalui  ungkapan kata dan nada, serta ritmik yang menjadikan suasana  pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Pesan-pesan pendidikan berupa  nilai dan moral yang dikenalkan kepada anak tentunya tidak mudah untuk  diterima dan dipahami secara baik. Anak tidak dapat disamakan dengan  orang dewasa. Anak merupakan pribadi yang memiliki keunikan tersendiri.  Pola pikir dan kedewasaan seorang anak dalam menentukan sikap dan  perilakunya juga masih jauh dibandingkan dengan orang dewasa. Anak tidak  cocok hanya dikenalkan tentang nilai dan moral melalui ceramah atau  tanya jawab saja. Oleh karena itu bernyanyi merupakan salah satu metode  penamanan nilai moral yang tepat untuk diberikan kepada anak usia  dini.Bernyanyi jika digunakan sebagai salah satu metode dalam penanaman  moral dapat dilakukan melalui penyisipan makna pada syair atau  kalimat-kalimat yang ada dalam lagu tersebut. Lagu yang baik untuk  kalangan anak TK harus memperhatikan kriteria sebagai berikut:a.  Syair/kalimatnya tidak terlalu panjangb. Mudah dihafal oleh anakc. Ada  misi pendidikand. Sesuai dengan karakter dan dunia anake. Nada yang  diajarkan mudah dikuasai anak (Otib Satibi Hidayat, 2005 : 4.28).&lt;br /&gt;1. Bersajak&lt;br /&gt;Sajak diartikan sebagai persesuaian bunyi suku kata dalam syair,  pantun, dan sebagainya terutama pada bagian akhir suku kata  (Poerwadarminta, 2007: 1008). Pendekatan pembelajaran melalui kegiatan  membaca sajak merupakan salah satu kegiatan yang akan menimbulkan rasa  senang, gembira, dan bahagia pada diri anak. Secara psikologis anak  Taman Kanak-kanak sangat haus dengan dorongan rasa ingin tahu, ingin  mencoba segala sesuatu, dan ingin melakukan sesuatu yang belum pernah  dialami atau dilakukannya.Melalui metode sajak guru bisa menanamkan  nilai-nilai moral kepada anak. Sajak ini merupakan metode yang juga  membuat anak merasa senang, gembira dan bahagia. Melalui sajak anak  dapat dibawa ke dalam suasana indah, halus, dan menghargai arti sebuah  seni. Disamping itu anak juga bisa dibawa untuk menghargai makna dari  untaian kalimat yang ada dalam sajak itu. Secara nilai moral, melalui  sajak anak akan memiliki kemampuan untuk menghargai perasaan, karya  serta keberanian untuk mengungkap sesuatu melalui sajak sederhana (Otib  Satibi Hidayat, 2005 : 4.29)&lt;br /&gt;2. Karya wisata&lt;br /&gt;Karya wisata merupakan salah satu metode pengajaran di TK dimana anak  mengamati secara langsung dunia sesuai dengan kenyataan yang ada,  misalnya hewan, manusia, tumbuhan dan benda lainnya. Dengan karya wisata  anak akan mendapatkan ilmu dari pengalamannya sendiri dan sekaligus  anak dapat menggeneralisasi berdasarkan sudut pandang mereka sendiri.  Berkaryawisata mempunyai arti penting bagi perkembangan anak karena  dapat membangkitkan minat anak pada sesuatu hal, dan memperluas  perolehan informasi. Metode ini juga dapat memperluas lingkup program  kegiatan belajar anak Taman Kanak-kanak yang tidak mungkin dapat  dihadirkan di kelas.Melalui metode karya wisata ada beberapa manfaat  yang dapat diperoleh anak. Pertama, bagi anak karya wisata dapat  dipergunakan untuk merangsang minat mereka terhadap sesuatu, memperluas  informasi yang telah diperoleh di kelas, memberikan pengalaman mengenai  kenyataan yang ada, dan dapat menambah wawasan anak. Informasi-informasi  yang didapatkan anak melalui karya wiasata dapat pula dijadikan sebagai  batu loncatan untuk melakukan kegiatan yang lain dalam proses  pembelajaran.Kedua, karya wisata dapat menumbuhkan minat tentang sesuatu  hal, seperti untuk mengembangkan minat tentang dunia hewan maka anak  dapat dibawa ke kebun binatang. Mereka mendapat kesempatan untuk  mengamati tingkah laku binatang. Minat tersebut menimbulkan dorongan  untuk memperoleh informasi lebih lanjut seperti tentang kehidupannya,  asalnya, makannya, cara berkembang biaknya, cara mengasuh anaknya, dan  lain-lain.Ketiga, karya wisata kaya akan nilai pendidikan, karena itu  melalui kegiatan ini dapat meningkatkan pengembangan kemampuan sosial,  sikap, dan nilai-nilai kemasyarakatan pada anak. Apabila dirancang  dengan baik kegiatan karya wisata dapat membantu mengembangkan aspek  perkembangan sosial anak, misalnya kemampuan dalam menggalang kerja sama  dalam kegiatan kelompok.Keempat, karya wisata dapat juga mengembangkan  nilai-nilai kemasyarakatan, seperti: sikap mencintai lingkungan  kehidupan manusia, hewan, tumbuhan, dan benda-benda lainnya. Karya  wisata membantu anak memperoleh pemahaman penuh tentang kehidupan  manusia dengan bermacam perkerjaan, kegiatan yang menghasilkan suatu  karya atau jasa. Metode karya wisata bertujuan untuk mengembangkan aspek  perkembangan anak Taman Kanak-kanak yang sesuai dengan kebutuhannya.  Misalnya pengembangan aspek kognitif, bahasa, kreativitas, emosi,  kehidupan bermasyarakat, dan penghargaan pada karya atau jasa orang  lain. Tujuan berkarya wisata ini perlu dihubungkan dengan tema-tema yang  sesuai dengan pengembangan aspek perkembangan anak Taman Kanak-kanak.  Tema yang sesuai adalah tema: binatang, pekerjaan, kehidupan kota atau  desa, pesisir, dan pegunungan.Adapun beberapa pendekatan yang dapat  digunakan dalam penanaman nilai moral pada anak usia dini menurut Dwi  Siswoyo dkk, (2005:72-81) adalah indoktrinasi, klarifikasi nilai,  teladan atau contoh, dan pembiasaan dalam perilaku.&lt;br /&gt;1. Indoktrinasi&lt;br /&gt;Dalam kepustakaan modern, pendekatan ini sudah banyak menuai kritik  dari para pakar pendidikan. Akan tetapi pendekatan ini masih dapat  digunakan. Menurut Alfi Kohn, dalam Dwi Siswoyo (2005:72) menyatakan  bahwa untuk membantu anak-anak supaya dapat tumbuh menjadi dewasa, maka  mereka harus ditanamkan nilai-nilai disiplin sejak dini melalui  interaksi guru dan siswa.Dalam pendekatan ini guru diasumsikan telah  memiliki nilai-nilai keutamaan yang dengan tegas dan konsisten  ditanamkan kepada anak. Aturan mana yang boleh dilakukan dan mana yang  tidak boleh dilakukan disampaiakan secara tegas, terus menerus dan  konsisten. Jika anak melanggar maka ia dikenai hukuman, akan tetapi  bukan berupa kekerasan.&lt;br /&gt;2. Klarifikasi Nilai&lt;br /&gt;Dalam pendekatan klarifikasi nilai, guru tidak secara langsung  menyampaikan kepada anak mengenai benar salah, baik buruk, tetapi siswa  diberi kesempatan untuk menyampaiakan dan menyatakan nilai-nilai dengan  caranya sendiri. Anak diajak untuk mengungkapkan mengapa perbuatan ini  benar atau buruk. Dalam pendekatan ini anak diajak untuk mendiskusikan  isu-isu moral.Pertanyaan yang muncul, apakah pendekatan ini dapat  digunakan untuk anak TK? Ternyata jawabannya dapat, karena anak TK yang  berumur 6 tahun berada dalam masa transisi ke arah perkembangan moral  yang lebih tinggi, sehingga mereka perlu dilatih untuk melakukan  penalaran dan keterampilan bertindak secara moral sesuai dengan  pilihan-pilihannya (Dwi Siswoyo (2005:76).&lt;br /&gt;3. Teladan atau Contoh&lt;br /&gt;Anak TK mempunyai kemampuan yang menonjol dalam hal meniru. Oleh  karena itu seorang guru hendaknya dapat dijadikan teladan atau contoh  dalam bidang moral. Baik kebiasaan baik maupun buruk dari guru akan  dengan mudah dilihat dan kemudian diikuti oleh anak. Figur seorang guru  sangat penting utuk pengembangan moral anak. Artinya nilai-nilai yang  tujuannya akan ditanamkan oleh guru kepada anak seyogyanya sudah  mendarah daging terlebih dahulu pada gurunya. Menurut Cheppy Hari  Cahyono (1995 : 364-370) guru moral yang ideal adalah mereka yang dapat  menempatkan dirinya sebagai fasilitator, pemimpin, orang tua dan bahkan  tempat menyandarkan kepercayaan, serta membantu orang lain dalam  melakukan refleksi.Dalam pendekatan ini profil ideal guru menduduki  tempat yang sentral dalam pendidikan moral. Banyak para ahli yang  berpendapat dalam hal ini, diantaranya Durkheim, John Wilson dan  Kohlberg. Durkheim, misalnya ia berpendapat bahwa belajar adalah satu  proses sosial yang berkaitan dengan upaya mempengaruhi peserta didik  sedemikian rupa sehingga mereka dapat tumbuh selaras dengan posisi,  kadar intelektualitas, dan kondisi moral yang diharapkan oleh lingkungan  sosialnya (Dwi Siswoyo, 2005:76). Sementara, Kohlberg berpendapat bahwa  tugas utama guru adalah memberi kontribusi terhadap proses perkembangan  moral anak. Tugas guru disini adalah mengembangkan kemampuan peserta  didik dalam berpikir, mempertimbangkan dan mengambil keputusan.&lt;br /&gt;4. Pembiasaan dalam Perilaku&lt;br /&gt;Kurikulum yang berlaku di TK terkait dengan penanaman moral, lebih  banyak dilakukan melalui pembiasaan-pembiasaan tingkah laku dalam proses  pembelajaran. Ini dapat dilihat misalnya, pada berdoa sebelum dan  sesudah belajar, berdoa sebelum makan dan minum, mengucap salam kepada  guru dan teman, merapikan mainan setelah belajar, berbaris sebelum masuk  kelas dan sebagainya. Pembiasaan ini hendaknya dilakukan secara  konsisten. Jika anak melanggar segera diberi peringatan.Pendekatan lain  yang dapat digunakan dalam penanaman nilai moral menurut W. Huitt (2004)  diantaranya adalah inculcation, moral development, analysis,  klarifikasi nilai, dan action learning.&lt;br /&gt;1. Inculcation&lt;br /&gt;Pendekatan ini bertujuan untuk menginternalisasikan nilai tertentu  kepada siswa serta untuk mengubah nilai-nilai dari para siswa yang  mereka refleksikan sebagai nilai tertentu yang diharapkan. Metode yang  dapat digunakan dalam pendekatan ini diantaranya modeling, penguatan  positif atau negatif, alternatif permainan, game dan simulasi, serta  role playing.&lt;br /&gt;2. Moral development&lt;br /&gt;Tujuan dari pendekatan ini adalah membantu siswa mengembangkan  pola-pola penalaran yang lebih kompleks berdasarkan seperangkat nilai  yang lebih tinggi, serta untuk mendorong siswa mendiskusikan  alasan-alasan pilihan dan posisi nilai mereka, tidak hanya berbagi  dengan lainnya, akan tetapi untuk membantu perubahan dalam tahap-tahap  penalaran moral siswa. Metode yang dapat digunakan diantaranya episode  dilema moral dengan diskusi kelompok kecil.&lt;br /&gt;3. Analysis&lt;br /&gt;Pendekatan ini bertujuan untuk membantu siswa menggunakan pikiran  logis dan penelitian ilmiah untuk memutuskan masalah dan pertanyaan  nilai, untuk membantu siswa menggunakan pikiran rasional, proses-proses  analitik, dalam menghubungkan dan mengkonseptualisasikan nilai-nilai  mereka, serta untuk membantu siswa menggunakan pikiran rasional dan  kesadaran emosional untuk mengkaji perasaan personal, nilai-nilai dan  pola-pola perilakunya. Metode yang dapat digunakan dalam pendekatan ini  diantaranya diskusi rasional terstruktur yang menuntut aplikasi rasio  sama sebagai pembuktian, pengujian prinsip-prinsip, penganalisaan  kasus-kasus analog dan riset serta debat.&lt;br /&gt;4. Klarifikasi nilai&lt;br /&gt;Tujuan dari pendekatan ini adalah membantu siswa menjadi sadar dan  mengidentifikasi nilai-nilai yang mereka miliki dan juga yang dimiliki  oleh orang lain, membantu siswa mengkomunikasikan secara terbuka dan  jujur dengan orang lain tentang nilai-nilai mereka, dan membantu siswa  menggunakan pikiran rasional dan kesadaran emosional untuk mengkaji  perasaan personal, nilai-nilai dan pola berikutnya. Metode yang dapat  digunakan dalam pendekatan ini antara lain, role playing games,  simulasi, menyusun atau menciptakan situasi-situasi nyata atau riil yang  bermuatan nilai, latihan analisis diri (self analysis) secara mendalam,  aktivitas melatih kepekaan (sensitivity), aktivitas di luar kelas serta  diskusi kelompok kecil.&lt;br /&gt;5. Action learning&lt;br /&gt;Tujuan dari pendekatan ini adalah memberi peluang kepada siswa agar  bertidak secara personal ataupun sosial berdasarkan kepada nilai-nilai  mereka, mendorong siswa agar memandang diri mereka sendiri sebagai  makhluk yang tidak secara otonom interaktif dalam hubungan sosial  personal, tetapi anggota suatu sistem sosial. Metode yang dapat  digunakan dalam pendekatan ini adalah metode-metode didaftar atau  diurutkan untuk analisis dan klarifikasi nilai, proyek-proyek di dalam  sekolah dan praktek kemasyarakatan, keterampilan praktis dalam  pengorganisasian kelompok dan hubungan antar pribadi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6926106902457352703-5179080722691118475?l=fatchurahman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurahman.blogspot.com/feeds/5179080722691118475/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurahman.blogspot.com/2011/11/nilai-moral-pada-usia-dini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6926106902457352703/posts/default/5179080722691118475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6926106902457352703/posts/default/5179080722691118475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurahman.blogspot.com/2011/11/nilai-moral-pada-usia-dini.html' title='Nilai moral pada usia dini'/><author><name>RAHMAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08156743811436900108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/-65BkcMDTshM/TsTJ5a1xguI/AAAAAAAAACc/qTAYVgLAPUk/s220/Fr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6926106902457352703.post-6201332170223467181</id><published>2011-10-14T01:09:00.000-07:00</published><updated>2011-10-14T01:09:44.987-07:00</updated><title type='text'>Biografi Bondan Prakoso</title><content type='html'>&lt;h2 class="title"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-zo8KugGOh8w/TpfuIQpSyFI/AAAAAAAAAAM/02vrXLTitEw/s1600/bon.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="268" src="http://1.bp.blogspot.com/-zo8KugGOh8w/TpfuIQpSyFI/AAAAAAAAAAM/02vrXLTitEw/s320/bon.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://operabiru.files.wordpress.com/2010/09/bondankalimantanislandfp5.jpg"&gt;&lt;/a&gt;Bondan  Prakoso lahir 8 Mei 1984, ia adalah one of the best bass player di  Indonesia. Dulu Bondan adalah penyanyi cilik yang pernah menelurkan  album cilik Si Lumba-Lumba. Berkat album Si Lumba-lumba namanya  melambung. Alumni D3 Sastra Belanda Universitas Indonesia ini memulai  karier remaja dan dewasanya saat membentuk band Funky Kopral ditahun  1999 hingga tahun 2002. Kini ia betah dengan besutannya, Bondan Prakoso  &amp;amp; Fade 2 Black.&lt;br /&gt;Bondan Prakoso adalah anak kedua dari tiga bersaudara pasangan dari  Lili Yulianingsih dan Sisco Batara ini mengawali kariernya sebagai  penyanyi cilik di era 80-an hingga awal tahun 90-an. Album perdananya  yang bertitel Si Lumba-Lumba sukses &lt;span id="more-10024"&gt;&lt;/span&gt;dipasaran dan mencuatkan namanya.&lt;br /&gt;Ditahun 1999, Bondan membentuk band Funky Kopral , sebagai bassis,  hingga merilis 3 buah album. Bahkan album kedua band ini diganjar  penghargaan AMI Sharp Awards ditahun 2001 untuk kategori Group  Alternatif Terbaik. Ditahun 2003, Funky Kopral merilis album ketiga  mereka dengan kolaborasi bersama Setiawan Djodi dengan hits singel Tokek  dan lagi-lagi diganjar penghargaan AMI Sharp Awards ditahun 2003 untuk  kategori Kolaborasi Rock Terbaik.&lt;br /&gt;Sayang, setelah album ketiga mereka dirilis, band ini bubar. Hingga  ditahun 2005 ia memebentuk band baru bernama Bondan Prakoso &amp;amp; Fade 2  Black dengan genre musik Pop Rock yang dipadu dengan Rap. Dengan band  barunya ini, Bondan diganjar penghargaan serupa, yakni AMI Sharp Awards  ditahun 2008 untuk kategori Group Rap Terbaik.&lt;br /&gt;Sebelumnya, ditahun 2006 Bondan bersama 12 orang pemain bass dari  berbagai band di Indonesia seperti Thomas “GIGI”, Rindra “Padi”, Bongky  “BIP”, Adam Sheila on 7 dan bassis Indonesia lainnya diganjar  penghargaan oleh MURI untuk penghargaan Penampilan Bassis terbanyak  dalam satu panggung.&lt;br /&gt;Pada tanggal 17 Desember 2007, Bondan menikahi kekasihnya yang  bernama Margareth atau yang akrab disapa Margie yang bertempat di  Restoran Cibintung, Ciputat, Tangerang, dengan mas kawin berupa  seperangkat alat salat dan 17 gram emas.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Biodata Bondan Prakoso:&lt;br /&gt;Nama Lengkap : BONDAN PRAKOSO&lt;br /&gt;Nama Panggilan : MR B&lt;br /&gt;TTL&amp;nbsp;&amp;nbsp; : 8/MEI/1984&lt;br /&gt;Anak ke&amp;nbsp; : 2 dari 3 bersaudara&lt;br /&gt;Nama Ibu&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; : Lili Yulianingsih&lt;br /&gt;Nama Bapak&amp;nbsp; : Sisco Batara&lt;br /&gt;Agama&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Islam&lt;br /&gt;Pendidikan&amp;nbsp; : Lulusan D3 Sastra Belanda UI&lt;br /&gt;Pekerjaan&amp;nbsp; : Musisi, Produser&lt;br /&gt;Hobby&amp;nbsp; : Musik, Membaca, Menonton Film&lt;br /&gt;Musisi/Band Favorit : Les Claypool (Primus), Muse, Dave Mathews Band&lt;br /&gt;Referensi Buku&amp;nbsp; : Huru Hara Kiamat, Jangan Bersedih, Chicken Soup&lt;br /&gt;Makanan Favorit&amp;nbsp; : Chicken Teriyaki, Nasi Goreng Hati/Pete.&lt;br /&gt;Minuman Favorit&amp;nbsp; : Air Mineral&lt;br /&gt;Alamat&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; : PO BOX 1281 JKS 12012&lt;/div&gt;&lt;h3&gt;Gelegar Konser Bondan Prakoso feat F2B VS Konser GIGI Di Solo&lt;/h3&gt;Suasana Kota Solo 24 Juli lalu&amp;nbsp; benar-benar menggairahkan, betapa  tidak tiga band top menggelar pentas di dua tempat berbeda di kota ini.  Bondan Prakoso feat Fade 2 Black memukau ribuan fans-nya di GOR Manahan,  sedangkan Gigi dan Hello memuaskan ribuan penggemarnya di Stadion R  Maladi Sriwedari.&lt;br /&gt;Suasana di GOR Manahan berubah dahsyat ketika Bondan Prakoso feat Fade 2  Black mulai menginjakkan kaki di panggung. Didukung dengan lighting  yang memukau, menambah suasana konser menjadi lebih menarik. Meski  berdesak-desakan, tak menyurutkan penggemar pelantun lagu Tentang Mimpi  itu surut.&lt;br /&gt;Bahkan ketika Bondan Prakoso melantunkan lagu terbarunya dengan judul Ya  Sudahlah, penonton pun langsung menyambut dengan tepuk tangan. Tak  sesekali penonton turut melantunkan lagu terbaru dari Bondan Prakoso  itu. Tak hanya Ya Sudahlah, lagu-lagu di album pertama Bondan pun turut  dilantunkan untuk memeriahkan konsernya di Kota Bengawan.&lt;br /&gt;Para penggemar Bondan Prakoso feat Fade 2 Black pun terlihat sangat  terhibur. Selain alunan tepuk tangan senantiasa mengiringi lagu demi  lagu yang dilantunkan Bondan Prakoso feat Fade 2 Black, tubuh pun turut  lonjak-lonjak.&lt;br /&gt;Kehadiran Bondan Prakoso feat Fade 2 Black ini juga mampu mengobati  kangen para penggemar setia mereka di kota ini. Seperti yang diungkapkan  oleh salah satu penonton, Aulia Hapsari asal Solo. Aulia merelakan  waktu untuk menyaksikan konser yang lokasinya lumayan jauh dari  rumahnya. “Kebetulan saya ngefans habis dengan Bondan Prakoso feat Fade 2  Black , maka meski malam-malam tetap saya bela-belakan untuk datang,”  terang Hapsari .&lt;br /&gt;Tak hanya Hapsari, Hendri Wirawan pun mengaku tertarik melihat konser  Bondan Prakoso feat Fade 2 Black lantaran sangat menyukai lagu-lagu yang  dibawakan. Terlebih album terbaru Bondan Prakoso feat Fade 2 Black&amp;nbsp;  yaitu Ya Sudahlah. “Lagu Bondan Prakoso feat Fade 2 Black&amp;nbsp; bagus,  makanya saya tidak mau melewatkannya,” pungkasnya.&lt;br /&gt;Sementara itu, konser band Gigi dan Hello di Stadion Maladi, menyedot  setidaknya 12.000 penonton. Sebagai band pembuka, Hello menyanyikan dua  lagu hits-nya, Dua Cincin dan Ular Berbisa. Band Gigi makin  menyemarakkan konser malam itu dengan single terbarunya, Sang Pemimpi  disambung lagu religinya, Perdamaian.&lt;br /&gt;Guna menjaga kondusivitas penonton, panitia menyediakan air semprotan  untuk para penonton yang berkumpul di depan panggung. Puluhan petugas  keamanan juga disebar ke seluruh penjuru stadion. Tak hanya itu,  terlihat beberapa orang polisi berada di tengah kerumunan penonton yang  berjingkrak-jingkrak. Salah seorang panitia, Wardoyo menyatakan, konser  tersebut cukup sukses. “Kami bisa mendatangkan sekitar 12.000 penonton,  baik dari dalam maupun luar Solo. Dan sebelum ini, kami juga  menyelenggarakan lomba yang ditujukan bagi band-band lokal,” jelasnya  kepada Joglosemar, Sabtu (24/7).&lt;br /&gt;Salah satu penonton yang berasal dari Bandung, Taufik mengatakan, konser  itu adalah kali pertamanya melihat pementasan Gigi. “Saya dari Bandung,  dan kebetulan sedang di berkunjung ke tempat saudara di Solo. Jadi  sekalian nonton saja. Dan konsernya sangat seru, jadi tak rugi jauh-jauh  nonton. Lagu yang paling saya suka adalah Sang Pemimpi dan Andai,”  tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;BONDAN PRAKOSO Ketika bersama Bass Heroes&lt;/h3&gt;Psychedelic Sub Rhythm, suatu istilah yang dibuatnya sendiri.&lt;br /&gt;Ditemui di belakang panggung sehabis pertunjukan Bass Heroes beberapa  tahun yang lampau, mantan personil Funky Kopral itu mengaku ingin  melawan opini yang salah mengenai alat musik bass.&lt;br /&gt;“Opininya bass kan sebagai pengiring, tapi buktinya sekarang bass bisa tampil ke depan,” tuturnya.&lt;br /&gt;Mengenai aliran musik dari lagu yang dibawakannya, peraih penghargaan  Best Bass Player TML pada 1998 itu menyebut komposisi yang dimainkannya  sambil bernyanyi tersebut merupakan campuran antara funk, rock serta  sedikit progresif.&lt;br /&gt;Sementara itu, selain Bondan, konser ‘Bass Heroes’&amp;nbsp; juga menampilkan  12 bassist lain yaitu Thomas Ramdan (basis Gigi), Rindra Risyanto Noor  (Padi), Adam (Sheila on 7), Ronny Febri Nugroho (Coklat), Bongky Marcel  (BIP), Indro Hardjodikoro, Bintang Indrianto, Barry Likumahua, Iwan  Xaverius, Arya Setiyadi, Nissa Hamzah (Ommelette), Ari Firman serta  musisi pendukung Andre Dinuth (guitar) dan Hendy dari Gigi (drum).&lt;br /&gt;Hasil kolaborasi dari 13 bassist tersebut dapat dinikmati lewat album  ‘Bass Heroes’ yang diproduksi oleh Sony BMG Music. Album itu kemudian  memperoleh penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai “album  musik rekaman dengan pemain bas terbanyak”.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6926106902457352703-6201332170223467181?l=fatchurahman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurahman.blogspot.com/feeds/6201332170223467181/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurahman.blogspot.com/2011/10/biografi-bondan-bondan-prakoso-lahir-8.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6926106902457352703/posts/default/6201332170223467181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6926106902457352703/posts/default/6201332170223467181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurahman.blogspot.com/2011/10/biografi-bondan-bondan-prakoso-lahir-8.html' title='Biografi Bondan Prakoso'/><author><name>RAHMAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08156743811436900108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/-65BkcMDTshM/TsTJ5a1xguI/AAAAAAAAACc/qTAYVgLAPUk/s220/Fr.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-zo8KugGOh8w/TpfuIQpSyFI/AAAAAAAAAAM/02vrXLTitEw/s72-c/bon.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6926106902457352703.post-4187948638111323243</id><published>2011-10-14T00:59:00.001-07:00</published><updated>2011-10-14T00:59:53.999-07:00</updated><title type='text'>Lirik lagu Bondan ft. Fade2Black Bunga</title><content type='html'>dengar&amp;nbsp;resapi&amp;nbsp;camkan&amp;nbsp;dan&amp;nbsp;jangan&amp;nbsp;berhenti&lt;br /&gt;karna&amp;nbsp;sebuah&amp;nbsp;pertanyaan&amp;nbsp;perlahan&amp;nbsp;menghampiri&lt;br /&gt;mendekat&amp;nbsp;dan&amp;nbsp;merusak&amp;nbsp;sistem&amp;nbsp;kerja&amp;nbsp;otak&amp;nbsp;kiri&lt;br /&gt;setiap&amp;nbsp;detik&amp;nbsp;bergetar&amp;nbsp;menusuk&amp;nbsp;rusuk&amp;nbsp;di&amp;nbsp;hati&lt;br /&gt;kembali&amp;nbsp;teringat&amp;nbsp;raut&amp;nbsp;wajahmu&amp;nbsp;di&amp;nbsp;angan&lt;br /&gt;taburan&amp;nbsp;cinta&amp;nbsp;mengikuti&amp;nbsp;sebuah&amp;nbsp;senyuman&lt;br /&gt;tapi&amp;nbsp;dalam&amp;nbsp;hati&amp;nbsp;ini&amp;nbsp;tak&amp;nbsp;bisa&amp;nbsp;ungkapkan&lt;br /&gt;nyaliku&amp;nbsp;menyiut,&amp;nbsp;terlalu&amp;nbsp;siang&amp;nbsp;tuk&amp;nbsp;diucapkan&lt;br /&gt;sekali&amp;nbsp;lagi&amp;nbsp;kuingin&amp;nbsp;kau&amp;nbsp;mengerti&lt;br /&gt;rasa&amp;nbsp;cinta&amp;nbsp;ini&amp;nbsp;sungguh&amp;nbsp;sangat&amp;nbsp;menyakiti&lt;br /&gt;tapi&amp;nbsp;ku&amp;nbsp;hanya&amp;nbsp;makhluk&amp;nbsp;yg&amp;nbsp;tak&amp;nbsp;bermateri&lt;br /&gt;dipandang&amp;nbsp;sebelah&amp;nbsp;mata,&amp;nbsp;tak&amp;nbsp;punya&amp;nbsp;reputasi&lt;br /&gt;*&amp;nbsp;seakan&amp;nbsp;mataku&amp;nbsp;tertutup&lt;br /&gt;ku&amp;nbsp;ingin&amp;nbsp;cinta&amp;nbsp;ini&amp;nbsp;dapat&amp;nbsp;kau&amp;nbsp;sambut&lt;br /&gt;harapkan&amp;nbsp;perasaan&amp;nbsp;ini&amp;nbsp;kau&amp;nbsp;tahu&lt;br /&gt;sungguh&amp;nbsp;ku&amp;nbsp;ingin&amp;nbsp;kau&amp;nbsp;jadi&amp;nbsp;milikku&lt;br /&gt;ingin&amp;nbsp;sekali&amp;nbsp;ku&amp;nbsp;katakan&amp;nbsp;”aku&amp;nbsp;suka&amp;nbsp;padamu”&lt;br /&gt;namun&amp;nbsp;cinta&amp;nbsp;ini&amp;nbsp;siksa&amp;nbsp;jika&amp;nbsp;ku&amp;nbsp;gak&amp;nbsp;ada&amp;nbsp;kamu&lt;br /&gt;hendak&amp;nbsp;jiwa&amp;nbsp;kan&amp;nbsp;mengikatmu&amp;nbsp;di&amp;nbsp;sisi&lt;br /&gt;namun&amp;nbsp;berat&amp;nbsp;tuk&amp;nbsp;mengucap,&amp;nbsp;cukup&amp;nbsp;untuk&amp;nbsp;kukagumi&lt;br /&gt;a&amp;nbsp;b&amp;nbsp;c&amp;nbsp;d,&amp;nbsp;ku&amp;nbsp;harap&amp;nbsp;kau&amp;nbsp;mengerti&lt;br /&gt;semua&amp;nbsp;ini&amp;nbsp;bukan&amp;nbsp;cerita&amp;nbsp;narasi&amp;nbsp;deskripsi&lt;br /&gt;hanya&amp;nbsp;perasaan&amp;nbsp;suka&amp;nbsp;namun&amp;nbsp;sulit&amp;nbsp;hati&amp;nbsp;berkata&lt;br /&gt;bukan&amp;nbsp;fiktif,&amp;nbsp;sedikit&amp;nbsp;naif,&amp;nbsp;hanya&amp;nbsp;sebuah&amp;nbsp;realita&lt;br /&gt;cinta&amp;nbsp;ini&amp;nbsp;derita,&amp;nbsp;ku&amp;nbsp;harap&amp;nbsp;kau&amp;nbsp;juga&amp;nbsp;merasa&lt;br /&gt;apa&amp;nbsp;yg&amp;nbsp;kurasa&amp;nbsp;tanpa&amp;nbsp;banyak&amp;nbsp;tanda&amp;nbsp;tanya&lt;br /&gt;rasa&amp;nbsp;ini&amp;nbsp;fakta,&amp;nbsp;selektif&amp;nbsp;bukan&amp;nbsp;posesif&lt;br /&gt;ku&amp;nbsp;tak&amp;nbsp;ingin&amp;nbsp;berdusta,&amp;nbsp;ku&amp;nbsp;cinta&amp;nbsp;kau&amp;nbsp;bunga&lt;br /&gt;repeat&amp;nbsp;*&lt;br /&gt;&lt;div style="background-color: transparent; border: medium none; color: black; overflow: hidden; text-align: left; text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;gudanglagu.com &lt;a href="http://gudanglagu.com/b/bondan-feat-fade2black/bondan-ft-fade-2-black-bunga/#ixzz1ak0AgXx8" style="color: #003399;"&gt;Free Download Lagu Bondan ft. Fade2Black Bunga MP3 Lirik 4shared Gratis Chord Video Album&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6926106902457352703-4187948638111323243?l=fatchurahman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurahman.blogspot.com/feeds/4187948638111323243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurahman.blogspot.com/2011/10/lirik-lagu-bondan-ft-fade2black-bunga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6926106902457352703/posts/default/4187948638111323243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6926106902457352703/posts/default/4187948638111323243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurahman.blogspot.com/2011/10/lirik-lagu-bondan-ft-fade2black-bunga.html' title='Lirik lagu Bondan ft. Fade2Black Bunga'/><author><name>RAHMAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08156743811436900108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/-65BkcMDTshM/TsTJ5a1xguI/AAAAAAAAACc/qTAYVgLAPUk/s220/Fr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6926106902457352703.post-2620407085183959427</id><published>2011-10-14T00:58:00.001-07:00</published><updated>2011-10-14T00:58:25.432-07:00</updated><title type='text'>Lirik lagu Bondan ft. Fade2Black Waktu</title><content type='html'>Yeah.. speakin’ about the time.. ough..&lt;br /&gt;Yo.. Ini sepotong kisah, tentang perjalanan..&lt;br /&gt;seorang insan, menapaki jejak kehidupan.&lt;br /&gt;Dia lahir ke dunia , dari keluarga..&lt;br /&gt;tidak miskin, kurang kaya, yo tapi sederhana.&lt;br /&gt;Ayah berdagang, ibu mengasuh dia di rumah..&lt;br /&gt;sejak kecil belajar susah, hanya bersikap pasrah.&lt;br /&gt;Sempat sesaat, mengenal A. S. I. dari ibu.&lt;br /&gt;Syukuri rahmat, dapat singkat nikmat ilmu.&lt;br /&gt;Bridge:&lt;br /&gt;Dia takkan gentar, meski guntur menggelegar.&lt;br /&gt;Alar melintang, tak mampu untuk buat pudar.&lt;br /&gt;Hanya syukuri anugerah, akan nasib dan takdir.&lt;br /&gt;Dia takkan menyerah, terus berjuang hingga akhir.&lt;br /&gt;Tapakilah jejak diri, wujudkanlah mimpi..&lt;br /&gt;dan yakinlah kan kau raih.. yeiyeah..&lt;br /&gt;Lakukanlah dari hati, beri yg terbaik..&lt;br /&gt;pasti kan kau raih..&lt;br /&gt;Dan kini, dia injak usia labil.&lt;br /&gt;Dia tinggalkan satu masa kala ia kecil.&lt;br /&gt;Skill! get real, he can make it.. berhasil!!&lt;br /&gt;Sekian dari banyak mimpi dalam hati kecil.&lt;br /&gt;Kecil sebenarnya.. berarti besar.&lt;br /&gt;Ia terlempar dalam panggung hidup yang kasar.&lt;br /&gt;Sabar ya kawan, ini tentang edukasi..&lt;br /&gt;yang tak terdapat dari sekolah, atau pun skripsi.&lt;br /&gt;Back to Bridge&lt;br /&gt;Tapakilah jejak diri, wujudkanlah mimpi..&lt;br /&gt;dan yakinlah kan kau raih (Berpasrah pada waktu).. Woo’oo..&lt;br /&gt;Lakukanlah dari hati, beri yg terbaik.. pasti kan kau raih..&lt;br /&gt;(Semua cita dan mimpimu)&lt;br /&gt;Hanya waktu yang dapat menjawab.. mampukah dia merubah..&lt;br /&gt;Saat semua, mimpinya tercipta.&lt;br /&gt;Saat dimana jalannya, lebar terbuka.&lt;br /&gt;Beban berat tertancap dipundak.&lt;br /&gt;Semua hanya jadi sejarah, yang terlewat.&lt;br /&gt;Dia merdeka, nyata dan bahagia.&lt;br /&gt;Dia tertawa di akhir, semua usaha.&lt;br /&gt;Dan percaya, jalan tak slalu berliku.&lt;br /&gt;Dan mengerti, celah untuk berpacu.&lt;br /&gt;Tapakilah jejak diri, wujudkanlah mimpi..&lt;br /&gt;dan yakinlah kan kau raih.. yeiyeah..&lt;br /&gt;Lakukanlah dari hati, beri yg terbaik..&lt;br /&gt;pasti kan kau raih..&lt;br /&gt;Tapakilah jejak diri, wujudkanlah mimpi..&lt;br /&gt;dan yakinlah kan kau raih.. yeiyeah..&lt;br /&gt;T.. t.. time after time.. after time.. 4x&lt;br /&gt;Lakukanlah dari hati, beri yg terbaik.. pasti kan kau raih..&lt;br /&gt;T.. t.. time after time.. time after time.. 3x..&lt;br /&gt;t.. t.. time after time hommie..&lt;br /&gt;&lt;div style="background-color: transparent; border: medium none; color: black; overflow: hidden; text-align: left; text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;gudanglagu.com &lt;a href="http://gudanglagu.com/b/bondan-feat-fade2black/bondan-ft-fade2black-waktu/#ixzz1ajzhLqXj" style="color: #003399;"&gt;Free Download Lagu Bondan ft. Fade2Black Waktu MP3 Lirik 4shared Gratis Chord Video Album&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6926106902457352703-2620407085183959427?l=fatchurahman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurahman.blogspot.com/feeds/2620407085183959427/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurahman.blogspot.com/2011/10/lirik-lagu-bondan-ft-fade2black-waktu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6926106902457352703/posts/default/2620407085183959427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6926106902457352703/posts/default/2620407085183959427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurahman.blogspot.com/2011/10/lirik-lagu-bondan-ft-fade2black-waktu.html' title='Lirik lagu Bondan ft. Fade2Black Waktu'/><author><name>RAHMAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08156743811436900108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/-65BkcMDTshM/TsTJ5a1xguI/AAAAAAAAACc/qTAYVgLAPUk/s220/Fr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6926106902457352703.post-1434061573489364994</id><published>2011-10-14T00:56:00.001-07:00</published><updated>2011-10-14T00:56:55.313-07:00</updated><title type='text'>Lirik lagu Bondan ft. Fade2Black RIP (Rhyme In Peace)</title><content type='html'>Apa kata yang tepat untuk protes terhadap waktu&lt;br /&gt;Rhyme style apa yang pas untuk demo sedih diriku&lt;br /&gt;Air mataku sanggup katakan lebih banyak dari pada&lt;br /&gt;pesan yang disampaikan semua kata&lt;br /&gt;Yoo.. yo capital A. N. double much respect fo ya&lt;br /&gt;Kau Selalu karyakan beat untuk rima ber-lima&lt;br /&gt;Meski jarak terbentang ambisi bukan halangannya&lt;br /&gt;Roda dua F1Z menghempas debu Bogor-Jakarta&lt;br /&gt;Sahabat terbaik dalam mengejar mimpi&lt;br /&gt;Teman terhebatku untuk dapat berdiri&lt;br /&gt;Kawan yang tepat untuk sharing hal-hal kecil&lt;br /&gt;Kuping yang pas untuk&lt;br /&gt;Untuk dengar rima Cypress Hill&lt;br /&gt;Masih tergambar jelas alunan takdir&lt;br /&gt;Kita lewati malam dengan sebotol beer&lt;br /&gt;Bicara, tertawa, bertingkah semaunya&lt;br /&gt;Sudah saatnya kau tenang di alam sana&lt;br /&gt;[reff]&lt;br /&gt;Hari – hari yang kan ku jalani&lt;br /&gt;kini semua kan terasa sunyi …&lt;br /&gt;Walau hampa pasti ku hadapi&lt;br /&gt;ku ucapkan slamat jalan …&lt;br /&gt;[rapp]&lt;br /&gt;slamat jalan teman, semoga kau tenang&lt;br /&gt;Semua canda tawa bayangmu takkan pernah hilang&lt;br /&gt;Dalam setiap langkah, kau slalu ada&lt;br /&gt;Sampai kini ku tak percaya kau telah tiada&lt;br /&gt;Yo.. yo.. Mungkin batu nisan pisahkan dunia kita&lt;br /&gt;Namun ambisimu kan kujaga slalu membara&lt;br /&gt;Gapailah doa yang slalu kubaca&lt;br /&gt;Menemani langkahmu menuju singgasana surga&lt;br /&gt;Back to : [reff]&lt;br /&gt;Selamat tinggal&lt;br /&gt;tidur yang lelap&lt;br /&gt;mimpi yang indah&lt;br /&gt;slamat jalan&lt;br /&gt;Selamat tinggal (We love you my brother you’ll always in my heart)&lt;br /&gt;tidur yang lelap (Even now and forever we’ll always one blood)&lt;br /&gt;mimpi yang indah (Hope God give you heaven, may God be with you)&lt;br /&gt;slamat jalan&lt;br /&gt;kami detik ini tanpa kau seperti minus 1&lt;br /&gt;Kami hisap “King Arthur” untuk kau kawan&lt;br /&gt;Kami minum “ini” hanya untuk mu teman&lt;br /&gt;Kau adalah milik-Nya, dan kepada-Nya lah kau kembali&lt;br /&gt;Sampai bertemu Brother, dialam sana nanti&lt;br /&gt;Rhyme In Peace&lt;br /&gt;&lt;div style="background-color: transparent; border: medium none; color: black; overflow: hidden; text-align: left; text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;gudanglagu.com &lt;a href="http://gudanglagu.com/b/bondan-feat-fade2black/bondan-ft-fade2black-rip-rhyme-in-peace/#ixzz1ajzDnS2V" style="color: #003399;"&gt;Free Download Lagu Bondan ft. Fade2Black RIP (Rhyme In Peace) MP3 Lirik 4shared Gratis Chord Video Album&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6926106902457352703-1434061573489364994?l=fatchurahman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurahman.blogspot.com/feeds/1434061573489364994/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurahman.blogspot.com/2011/10/lirik-lagu-bondan-ft-fade2black-rip.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6926106902457352703/posts/default/1434061573489364994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6926106902457352703/posts/default/1434061573489364994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurahman.blogspot.com/2011/10/lirik-lagu-bondan-ft-fade2black-rip.html' title='Lirik lagu Bondan ft. Fade2Black RIP (Rhyme In Peace)'/><author><name>RAHMAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08156743811436900108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/-65BkcMDTshM/TsTJ5a1xguI/AAAAAAAAACc/qTAYVgLAPUk/s220/Fr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6926106902457352703.post-8753172386555386960</id><published>2011-10-14T00:52:00.000-07:00</published><updated>2011-10-14T00:52:23.067-07:00</updated><title type='text'>Lirik lagu Bondan ft. Fade2Black Kita Selamanya</title><content type='html'>Eiyo. . . . it’s not the end, it’s just beginning&lt;br /&gt;Ok detak detik tirai mulai menutup panggung&lt;br /&gt;Tanda skenario… eyo… baru mulai diusung&lt;br /&gt;Lembaran kertas barupun terbuka&lt;br /&gt;Tinggalkan yang lama, biarkan sang pena berlaga&lt;br /&gt;Kita pernah sebut itu kenangan tempo dulu&lt;br /&gt;Pernah juga hilang atau takkan pernah berlalu&lt;br /&gt;Masa jaya putih biru atau abu-abu (hey)&lt;br /&gt;Memori crita cinta aku, dia dan kamu&lt;br /&gt;Saat dia (dia) dia masuki alam pikiran&lt;br /&gt;Ilmu bumi dan sekitarnya jadi kudapan&lt;br /&gt;Cinta masa sekolah yang pernah terjadi&lt;br /&gt;That was the moment a part of sweet memory&lt;br /&gt;Kita membumi, melangkah berdua&lt;br /&gt;Kita ciptakan hangat sebuah cerita&lt;br /&gt;Mulai dewasa, cemburu dan bungah&lt;br /&gt;Finally now, its our time to make a history&lt;br /&gt;Reff:&lt;br /&gt;Bergegaslah kawan tuk sambut masa depan&lt;br /&gt;Tetap berpegang tangan, saling berpelukan&lt;br /&gt;Berikan senyuman tuk sebuah perpisahan&lt;br /&gt;Kenanglah sahabat kita untuk slamanya&lt;br /&gt;Satu alasan kenapa kau kurekam dalam memori&lt;br /&gt;Satu cerita teringat didalam hati&lt;br /&gt;Karena kau berharga dalam hidupku, teman&lt;br /&gt;Untuk satu pijakan menuju masa depan&lt;br /&gt;Saat duka bersama, tawa bersama&lt;br /&gt;Berpacu dalam prestasi (huh) hal yang biasa&lt;br /&gt;Satu persatu memori terekam&lt;br /&gt;Di dalam api semangat yang tak mudah padam&lt;br /&gt;Ku yakin kau pasti sama dengan diriku&lt;br /&gt;Pernah berharap agar waktu ini tak berlalu&lt;br /&gt;Kawan kau tahu, kawan kau tahu kan?&lt;br /&gt;Beri pupuk terbaik untuk bunga yang kau simpan&lt;br /&gt;Back to Reff: 4x&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6926106902457352703-8753172386555386960?l=fatchurahman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatchurahman.blogspot.com/feeds/8753172386555386960/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatchurahman.blogspot.com/2011/10/lirik-lagu-bondan-ft-fade2black-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6926106902457352703/posts/default/8753172386555386960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6926106902457352703/posts/default/8753172386555386960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatchurahman.blogspot.com/2011/10/lirik-lagu-bondan-ft-fade2black-kita.html' title='Lirik lagu Bondan ft. Fade2Black Kita Selamanya'/><author><name>RAHMAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08156743811436900108</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/-65BkcMDTshM/TsTJ5a1xguI/AAAAAAAAACc/qTAYVgLAPUk/s220/Fr.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
